Obat Pegal Linu Tidak Hanya Hotin Cream Saja, Berikut Pengobatan Lainnya

Semua orang pasti pernah merasakan masalah pegal linu. Nyeri pada tulang, sendi, dan otot ini memang tidak berbahaya, tapi bisa mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak diobati. Bisa dengan mengoleskan krim pereda nyeri sendi seperti hotin cream dengan kompres dingin.

Obat pegal linu alami bisa didapatkan dari makanan dan minuman yang mampu mengembalikan dan mengoptimalkan fungsi sendi, tulang, serta otot agar kembali berenergi. Bisa pula dengan pijat menggunakan hotin cream atau kompres dingin di area yang mengalami pegal linu.

Obat Pegal Linu yang Bisa Dicoba

  1. Kompres dingin

Orang yang mengalami pegal linu bisa mencoba kompres dingin di area yang mengalami nyeri. Kompres dingin ini bisa mengecilkan pembengkakan, meredakan luka dan cedera pada otot.

Cara melakukannya mudah saja, yaitu dengan membalut es batu dengan kain lalu tempelkan. Hindari mengompres es tanpa dibalut. Kompres selama 15-20 menit di area yang terasa pegal dan nyeri. Setiap akan mengulangi kompres, beri jeda beberapa saat.

  1. Pijat

Pijat memang jadi obat pegal linu alami yang sering dilakukan banyak orang. Hanya saja, ada beberapa orang yang salah dengan memijat seluruh tubuhnya. Padahal sebaiknya bagian yang dipijat hanya di area yang terasa pegal atau nyeri saja. 

Perlu diketahui bahwa ada area tubuh yang tidak boleh dipijat, seperti tulang belakang. Mulai dari leher hingga tulang ekor. Jika area ini dipijat, dikhawatirkan bisa menyebabkan terjadinya pergeseran tulang hingga risiko saraf terjepit.

  1. Mengoleskan Hotin Cream

Hotin cream adalah krim oles yang berkhasiat meringankan rasa nyeri sendi dan juga otot. Krim ini sudah tersertifikasi halal, lho. Kandungan hotin cream ini berupa mentol, minyak eukaliptus, metil salisilat, minyak sitronella, hingga minyak pinus.

Anda bahkan bisa menggunakan hotin cream ini saat melakukan pemijatan. Cukup dengan mengoleskan krim secukupnya di area tubuh yang mengalami pegal, lalu pijat perlahan. 

  1. Menggunakan kunyit

Pegal linu juga bisa diobati dengan kunyit karena mengandung senyawa alami yang disebut curcumin. Senyawa ini ampuh mengatasi pegal linu alami karena efektif untuk meredakan peradangan. Curcumi pun berfungsi menurunkan kadar dua enzim dlaam tubuh yang menyebabkan terjadinya peradangan.

Kunyit juga sebagai antiinflamasi dan membantu memperbaiki sirkulasi darah. Kunyit juga bisa mencegah terjadinya pembekuan darah, meringankan keseleo, memar, radang sendi, serta pegal linu.

  1. Garam epsom

Obat pegal linu alami selanjutnya adalah garam epsom. Berendam dalam air hangat yang dicampur garam epsom bisa menjaga kesehatan otot secara alami. Garam epsom ini akan terurai menjadi sulfat dan magnesium.

Selain itu, garam epsom ini juga bisa mengatasi pegal linu, mengendurkan otot yang tegang, dan sendi kaku. 

  1. Biji chia

Biji chia bisa membuat tubuh jadi lebih berenergi dan lebih fit. Mengonsumsi biji chia akan membuat tubuh mampu melawan pegal linu dengan sendirinya. Biji chia mengandung rasio protein yang tepat, lemak, dan serat yang bagus untuk meningkatkan energi tubuh.

  1. Jahe

Jahe memang dikenal sebagai obat tradisional turun temurun dengan beragam khasiat bagi kesehatan. Jahe mengandung sifat antiinflamasi yang berkhasiat meredakan pegal linu dan radang sendi. Jahe merupakan obat pegal linu alami untuk mempercepat penyembuhan nyeri karena pegal linu dan mengatasi pembengkakan. 

Anda bis amengonsumsi jahe segar, teh jahe, atau kompres jahe. Segelas seduhan jahe bisa merilekskan tubuh dan menghangatkan.

  1. Gandum utuh

Tubuh yang mengalami pegal linu biasanya disertai oleh rasa lelah. Tubuh yang lelah bisa diatasi dengan konsumsi gandum utuh. 

Whole wheat akan membuat tubuh lebih berenergi dan kembali fit. Selain itu, kesehatan pencernaan pun akan jadi membaik. 

Gandum utuh bisa ditemukan pada roti dan berbagai makanan lain.

Itulah berbagai obat pegal linu yang bisa digunakan. Bisa dengan obat alami atau menggunakan krim pereda nyeri sendi seperti hotin cream. 

Cendo Carpine, Obat Mata Ajaib untuk Penderita Glaukoma

Menurut WHO, glaukoma merupakan penyebab kebutaan nomor satu di dunia. Kondisi ini disebabkan oleh peningkatan tekanan di mata. 

Jenis glaukoma yang paling umum adalah glaucoma sudut terbuka primer yang tidak memiliki gejala awal. Jenis lain yaitu glaukoma sudut tertutup akut atau dikenal sebagai glaukoma sudut sempit yang merupakan keadaan darurat medis. 

Untuk membantu memperlambat kerusakan, umumnya dokter akan meresepkan obat tetes mata seperti Cendo Carpine. Pembedahan mungkin dianjurkan jika terapi obat tidak berhasil.

Penyebab glaukoma dan faktor risiko

Glaukoma terjadi ketika saluran di kornea dan iris tersumbat atau terhalang, dan menyebabkan peningkatan tekanan di mata yang disebut tekanan intraokular (TIO). Saat TIO meningkat, saraf optik akan rusak. Kerusakan lanjutan akan memicu kehilangan penglihatan. 

Penyebab tekanan mata yang memicu glaukoma seringkali tidak diketahui. Namun ada beberapa faktor yang dipercaya menyebabkan glaukoma, salah satunya kurangnya aliran darah ke saraf optik.

Adapun faktor risiko glaukoma meliputi:

  • Memiliki kornea yang tipis
  • Lansia di atas 60 tahun
  • Pernah mengalami cedera mata atau jenis operasi mata tertentu
  • Riwayat keluarga
  • Kondisi medis, seperti diabetes dan hipertensi
  • Pengggunaan obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid dan penggunaan obat tetes mata dilatasi

Bisakah glaukoma dicegah?

Glaukoma tidak bisa dicegah, dan pengobatan yang terlambat bisa menyebabkan kebutaan dini. Sulit untuk menemukan gejala glaukoma sudut terbuka, namun umumnya ditandai dengan:

  • Bintik buta yang tidak merata di salah satu atau kedua mata
  • Visi terowongan dalam tahap lanjut

Adapun gejala glaukoma sudut tertutup akut antara lain:

  • Sakit kepala parah
  • Sakit mata
  • Mual dan muntah
  • Penglihatan kabur secara tiba-tiba
  • Gangguan penglihatan mendadak
  • Mata merah
  • Melihat seperti lingkaran berwarna saat menatap lampu

Mengetahui riwayat kesehatan mata keluarga Anda juga dapat membantu mendeteksi kemungkinan glaukoma. Jika Anda berisiko tinggi maka diperlukan skrining rutin. Mengenakan pelindung mata saat beraktivitas juga dapat mencegah risiko terkena glaukoma di masa mendatang.  

Cendo Carpine, rekomendasi obat tetes mata untuk pasien glaukoma

Untuk memperlambat kebutaan dan meringankan gejala, dokter akan memulai dengan meresepkan obat tetes mata khusus. 

Cendo Carpine merupakan rekomendasi obat mata yang mengandung Pilocarpine HCl. Obat ini berkhasiat untuk mengatasi gangguan penglihatan akibat kerusakan saraf karena glaukoma atau kondisi medis lainnya, misalnya hipertensi okular. Obat ini juga dapat digunakan selama operasi mata tertentu dan untuk membalikkan efek obat yang digunakan. 

Cendo Carpine terdiri dari beberapa pilihan dosis, yaitu 0,01, 0,02, dan 0,04. Ini merupakan obat keras yang hanya bisa digunakan sesuai anjuran dokter. 

Untuk mengaplikasikan obat tetes mata, cuci tangan terlebih dahulu. Berhati-hatilah untuk tidak memegang penetes atau menyentuhkannya ke permukaan apapun termasuk mata agar obat tidak terkontaminasi. 

Cara pemakaiannya sama seperti Anda menggunakan obat tetes mata pada umumnya. Teteskan obat mata 3 x sehari 2 tetes, lalu tunggu selama kurang lebih 1-2 menit setelah pengaplikasian. 

Jika Anda memakai lensa kontak, lepaskan lensa kontak terlebih dahulu dan tunggu pemakaian lensa kontak minimal 15 menit setelah menggunakan obat. 

Apakah Cendo Carpine bisa digunakan siapa saja?

Cendo Carpine merupakan obat khusus pasien glaukoma, sehingga tidak bisa digunakan oleh orang-orang yang tidak terindikasi penyakit tersebut. Hindari penggunaan obat jika Anda hipersensitif terhadap Pilocarpine Hcl. 

Pilocarpine Hcl dapat menyebabkan efek samping seperti iritasi, rasa terbakar, sakit kepala, dan penglihatan kabur sementara. Hubungi dokter jika efek samping tak kunjung sembuh atau semakin parah.

4 Bahan Alami Untuk Menyembuhkan Flu Dari Tolak Angin Cair

Sakit, bahkan saat Anda di rumah di tempat tidur, tidaklah menyenangkan. Kombinasi nyeri tubuh, demam, menggigil, dan hidung tersumbat bisa jadi cukup membuat sengsara siapa pun.

Ada banyak pengobatan rumahan yang dapat meringankan gejala Anda dan membuat Anda kembali normal. Sama seperti yang ada pada Tolak Angin Cair obat flu yang mengandung bahan alami. Jika Anda masih merasa sakit setelah beberapa minggu, buatlah janji dengan dokter Anda. Jika Anda mengalami kesulitan bernapas, detak jantung cepat, merasa pingsan, atau mengalami gejala parah lainnya, segera dapatkan bantuan medis.

Virus bertanggung jawab atas pilek dan flu, jadi antibiotik tidak dapat menyembuhkan atau mencegah penyakit ini. Banyak istirahat, minum, dan pengobatan rumahan dapat membantu meredakan gejala. 

Pilek dan flu adalah penyakit umum yang dapat menyebabkan banyak gejala tidak nyaman, seperti:

  • pilek
  • sinus tersumbat
  • sakit tenggorokan
  • batuk
  • sakit kepala
  • pegal-pegal
  • demam atau menggigil

Berikut adalah 5 solusi alami yang lebih populer untuk pencegahan dan pengobatan flu biasa. Selain pengobatan ini, makanan tertentu juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan dan pengobatan tambahan mungkin direkomendasikan untuk meredakan batuk.

  1. Vitamin C 

Sebuah tinjauan oleh Kolaborasi Cochrane meneliti apakah suplemen vitamin C dalam dosis 200 mg atau lebih sehari dapat mengurangi kejadian, durasi, atau keparahan flu biasa. Para peneliti menganalisis 30 studi yang diterbitkan sebelumnya melibatkan total 11.350 peserta yang memenuhi kriteria kualitas mereka. Mereka menemukan bahwa vitamin C tampaknya tidak mencegah flu biasa. Ada sedikit pengurangan dalam panjang dan keparahan gejala pilek. Tampaknya sangat mengurangi risiko terkena flu pada orang yang terlibat aktivitas fisik singkat dan intens seperti lari maraton atau ski, atau pada mereka yang terpapar dingin suhu.

Vitamin C dalam jumlah lebih dari 2.000 mg dapat menyebabkan diare, buang air besar, dan gas.

  1. Madu

Madu adalah obat rumahan yang populer untuk batuk dan pilek di banyak budaya. Sebuah studi baru di Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine memberikan bukti pertama yang menunjukkan bahwa madu dapat membantu menenangkan batuk anak-anak dan membantu mereka tidur lebih nyenyak. Peneliti memberi 105 anak masuk angin baik madu, obat batuk rasa madu, atau tanpa pengobatan. Semua anak membaik, tetapi madu secara konsisten mendapat skor terbaik dalam penilaian orang tua untuk gejala batuk anak-anak mereka.

Para peneliti mengatakan bahwa madu dapat bekerja dengan melapisi dan menenangkan tenggorokan yang teriritasi dan diyakini memiliki efek antioksidan dan antibakteri. Madu berwarna gelap, seperti madu soba yang digunakan dalam penelitian ini, sangat tinggi antioksidannya.

  1. Jahe

Akar jahe adalah obat tradisional lain untuk batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Ini digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk mengobati batuk dan juga untuk pilek disertai dengan pilek dengan cairan hidung yang bening, sakit kepala, sakit leher dan bahu, dan lapisan lidah putih.

Teh jahe panas adalah pengobatan rumahan yang populer untuk gejala flu dan sakit tenggorokan. Madu dan lemon terkadang ditambahkan.

Meskipun jumlah jahe yang normal dalam makanan jarang menyebabkan efek samping, jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan mulas dan gangguan pencernaan. Orang dengan batu empedu, gangguan perdarahan, dan mereka yang mengonsumsi obat “pengencer darah” (anticlotting dan antiplatelet) seperti aspirin dan warfarin (Coumadin) harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe. Jahe harus dihindari dua minggu sebelum atau sesudah operasi.

  1. Echinacea

Ramuan dan akar tanaman echinacea untuk mengobati infeksi selama lebih dari 400 tahun. Bahan aktifnya termasuk flavonoid, bahan kimia yang memiliki banyak efek terapeutik pada tubuh. Misalnya, flavonoid dapat meningkatkan sistem kekebalan Anda dan mengurangi peradangan.

Penelitian tentang keefektifan jamu dalam melawan flu biasa dan flu telah beragam. Tetapi satu ulasan menunjukkan bahwa mengonsumsi echinacea dapat menurunkan risiko terkena flu biasa hingga lebih dari 50 persen. Ini juga dapat mengurangi lamanya pilek. Jika Anda orang dewasa yang sehat, pertimbangkan untuk meminum 1 hingga 2 gram akar atau ramuan echinacea sebagai teh, tiga kali sehari, tidak lebih dari satu minggu. Echinacea juga merupakan salah satu bahan utama dari Tolak Angin Cair yang dapat meredakan flu. 

Ada banyak cara orang mengobati gejala pilek dan flu dengan pengobatan rumahan. Beberapa dari solusi tersebut mungkin tampak agak aneh, tetapi ada orang yang sangat merasakan keefektifannya. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang opsi paling aneh di luar sana, lihat perawatan flu teraneh dari seluruh dunia.

Jika Anda ingin menghindari sakit sama sekali, Anda harus secara proaktif meningkatkan sistem kekebalan Anda. Untuk itu, pelajari rahasia kita agar tidak pernah sakit.

Orang-orang mungkin menemukan bahwa pengobatan rumahan dengan konsumsi Tolak Angin Cair salah satunya di atas membantu meredakan gejala pilek dan membuatnya lebih cepat berlalu.

Cara lain untuk mengobati gejala dan pulih dari pilek atau flu meliputi:

  • istirahat
  • banyak tidur
  • tetap hangat
  • minum banyak air dan cairan bening lainnya
  • mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen, untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri
  • menggunakan humidifier

Orang yang menyadari bahwa gejala mereka tidak membaik setelah 10 hari atau memiliki gejala yang tidak biasa atau parah harus menemui dokter mereka.